PT Resmi & PKP
Asuransi TLO & All Risk
Tracking 24 Jam
Sen-Sab 08.00-18.00 WIB
Chat CS
PROMO
Diskon pengiriman motor antar pulau (Jawa - Bali - Sumatera).
Syarat & Ketentuan berlaku. Hubungi CS Pusat untuk detailnya.

Checklist Pengiriman Motor Baru dari Dealer ke Luar Pulau

Pengiriman motor baru dari dealer ke luar pulau memerlukan pemeriksaan yang tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik kendaraan. Nomor rangka, kelengkapan dokumen, aksesori, metode pengamanan, serta identitas penerima harus dipastikan sebelum motor diserahkan kepada pihak ekspedisi.

Bagi dealer dan distributor, motor baru merupakan stok kendaraan yang perlu dijaga kondisi serta ketertelusurannya. Kendaraan yang masih menggunakan pelindung bodi atau belum memiliki STNK permanen juga dapat memerlukan penanganan administrasi berbeda dibandingkan motor bekas milik pribadi.

Checklist berikut membantu dealer mengendalikan proses pengiriman mulai dari persiapan di gudang, pemeriksaan sebelum loading, perjalanan antarpulau, hingga pencocokan kendaraan ketika tiba di cabang atau showroom tujuan.

Checklist Singkat Sebelum Motor Baru Dikirim

  • Pastikan model, warna, nomor rangka, dan jumlah unit sesuai daftar stok.
  • Siapkan dokumen dealer dan dokumen kendaraan yang diterima oleh operator.
  • Periksa kondisi fisik dan dokumentasikan setiap unit.
  • Pastikan metode packing dan pengamanan sesuai jenis kendaraan.
  • Konfirmasikan moda, lokasi pickup, tujuan, dan jadwal pengiriman.
  • Periksa ketersediaan serta ketentuan asuransi.
  • Siapkan berita acara pengambilan dan penerimaan kendaraan.

1. Periksa Identitas Motor Baru Sebelum Pengiriman

Langkah pertama adalah memastikan kendaraan yang akan diberangkatkan sesuai dengan pesanan atau rencana distribusi dealer.

Setiap motor memiliki identitas yang harus dicatat secara akurat, terutama ketika beberapa kendaraan memiliki model dan warna sama.

Informasi yang perlu diperiksa meliputi:

  • Merek dan model motor.
  • Varian atau tipe kendaraan.
  • Warna sesuai dokumen inventaris.
  • Nomor rangka.
  • Nomor mesin jika relevan dengan dokumen.
  • Jumlah unit yang akan dikirim.
  • Lokasi cabang atau dealer penerima.

Nomor rangka menjadi salah satu acuan utama karena dapat membedakan satu kendaraan dari kendaraan lain dengan spesifikasi serupa.

Sebelum motor dinyatakan siap dikirim, petugas gudang sebaiknya mencocokkan langsung identitas fisik kendaraan dengan master list atau dokumen distribusi.

Jangan Hanya Mengandalkan Nomor Urut Gudang

Nomor urut atau kode stok internal mempermudah pengelolaan inventaris, tetapi sebaiknya tetap dapat ditelusuri ke nomor rangka kendaraan.

Apabila terdapat perubahan unit sebelum keberangkatan, master list perlu diperbarui dan disampaikan kepada pihak yang menggunakan dokumen tersebut.

2. Siapkan Dokumen Pengiriman Motor Baru dari Dealer

Motor baru yang belum didaftarkan dapat belum memiliki STNK atau dokumen registrasi permanen. Kondisi ini perlu diinformasikan kepada penyedia jasa sejak tahap permintaan pengiriman.

Persyaratan yang diterima dapat berbeda menurut moda, operator, rute, dan status kendaraan. Karena itu, dokumen dealer tidak boleh otomatis dianggap menggantikan seluruh persyaratan yang berlaku.

Dokumen yang Perlu Diperiksa

  • Identitas dealer atau distributor pengirim.
  • Identitas cabang atau pihak penerima.
  • Daftar kendaraan berdasarkan nomor rangka.
  • Surat jalan atau dokumen pengiriman barang.
  • Faktur atau dokumen penjualan yang relevan apabila dipersyaratkan.
  • Dokumen kendaraan baru atau dokumen administrasi sementara yang diterima operator.
  • Dokumen pemesanan layanan pengangkutan.
  • Surat kuasa atau surat tugas jika kendaraan diserahkan atau diterima melalui perwakilan.

Jika operator membutuhkan dokumen tambahan, mintalah daftar persyaratan tertulis sebelum menentukan jadwal penyerahan kendaraan.

Motor Baru Belum Memiliki STNK?

Konfirmasikan kelengkapan dokumen yang diterima untuk unit baru. Dokumen dealer, faktur, dan surat jalan dapat relevan dalam proses administrasi, tetapi penerimaannya tetap bergantung pada persyaratan operator dan ketentuan yang berlaku. Dokumen pengiriman juga tidak otomatis menjadi izin untuk mengendarai motor di jalan umum.

3. Lakukan Pre-Shipment Inspection pada Setiap Motor

Pre-shipment inspection merupakan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum unit diserahkan untuk pengangkutan.

Bagi dealer, pemeriksaan ini membantu menetapkan kondisi awal kendaraan dan mencatat perlengkapan yang disertakan.

Pemeriksaan Bodi dan Komponen

Periksa panel bodi, lampu, spion, setang, velg, ban, jok, knalpot, serta komponen lain yang dapat diamati.

Jika terdapat goresan, perubahan kondisi, atau komponen yang belum terpasang, catat sebelum kendaraan diserahkan.

Periksa Pelindung Kendaraan Baru

Motor baru dapat menggunakan plastik pelindung pada jok atau komponen tertentu. Pastikan pelindung berada pada posisi yang benar dan tidak menimbulkan risiko tersangkut pada peralatan selama penanganan.

Apabila diperlukan perlindungan tambahan pada bagian tertentu, gunakan metode yang disetujui oleh pihak berwenang serta sesuai karakter material kendaraan.

Dokumentasikan Kondisi Unit

Ambil foto kendaraan dari depan, belakang, dan kedua sisi, serta bagian lain yang relevan.

Foto harus dapat dihubungkan dengan nomor rangka atau identitas unit agar tidak tertukar dengan kendaraan lain.

Untuk pengiriman beberapa motor, sebaiknya setiap unit memiliki catatan pemeriksaan dan dokumentasi tersendiri.

4. Periksa Kondisi Operasional Sebelum Loading

Selain kondisi fisik, dealer perlu mengetahui apakah motor dapat ditangani menggunakan metode pemuatan yang direncanakan.

Periksa kondisi umum roda, kemudi, sistem pengereman, dan kemampuan kendaraan untuk dipindahkan secara aman sesuai prosedur pengangkutan.

Jika terdapat masalah seperti kebocoran cairan, gangguan sistem bahan bakar, atau komponen tidak berfungsi, informasikan kepada penyedia jasa sebelum loading.

Ketentuan mengenai bahan bakar, baterai, dan kondisi kendaraan saat pengangkutan dapat berbeda menurut moda serta operator.

Jangan melakukan pembongkaran komponen atau perubahan teknis tanpa prosedur yang sesuai dengan kendaraan dan persyaratan pengiriman.

5. Tentukan Packing dan Pengamanan Motor Baru

Pengamanan motor selama pengangkutan perlu disesuaikan dengan berat, dimensi, bentuk bodi, serta fasilitas yang tersedia pada kendaraan pengangkut.

Motor matic, sport, bebek, dan trail dapat memiliki kebutuhan ruang serta titik pengikatan berbeda.

Gunakan Metode Penahan yang Sesuai

Wheel chock atau sistem penahan roda dapat digunakan apabila sesuai dengan jenis kendaraan dan konfigurasi pengangkut.

Metode securing harus mengikuti kemampuan perlengkapan, rekomendasi teknis, dan prosedur operator.

Jangan menggunakan panel bodi atau aksesori yang tidak dirancang sebagai titik penahan beban.

Perhatikan Komponen yang Menonjol

Spion, setang, lampu, handguard, dan perlengkapan tambahan dapat memerlukan ruang atau pelindung tertentu.

Untuk beberapa unit dalam satu pengiriman, rencana penempatan harus memperhitungkan kemungkinan kontak antarkomponen.

Apakah Motor Harus Menggunakan Packing Kayu?

Tidak seluruh pengiriman motor membutuhkan metode pengemasan yang sama. Penggunaan rangka atau peti kayu dapat dievaluasi berdasarkan karakter kendaraan, moda, persyaratan operator, dan kebutuhan penanganan.

Jika packing kayu digunakan, desain dan metode pengikatan harus sesuai dengan kendaraan, tidak merusak komponen, serta memenuhi ketentuan pengangkutan yang relevan.

Perhatian Sebelum Loading

Jangan menganggap motor yang sudah dibungkus plastik atau ditempatkan dalam kontainer otomatis aman dari kerusakan. Pengamanan kendaraan memerlukan metode penempatan dan securing yang sesuai, serta pemeriksaan oleh petugas yang kompeten.

6. Pilih Moda Pengiriman Motor Baru Antar Pulau

Pengiriman motor baru ke luar pulau dapat melibatkan transportasi darat dan laut. Pemilihannya bergantung pada rute, jumlah unit, fasilitas yang tersedia, serta metode penanganan.

Moda Pertimbangan Hal yang Perlu Dikonfirmasi
Truk angkut motor Pickup, pengangkutan darat, dan delivery Kapasitas, konfigurasi, sistem pengamanan, serta akses lokasi
Kontainer Alternatif pengangkutan antarpulau pada rute yang tersedia Kesesuaian ruang, loading, securing, dan fasilitas terminal
Kapal Roro Lintasan yang menerima kendaraan atau muatan terkait Persyaratan dokumen, fasilitas, dan ketentuan operator
Multimoda Gabungan transportasi darat dan laut Transfer muatan, tanggung jawab, dan titik serah terima

Untuk pengiriman lebih dari satu unit, kapasitas harus diperiksa berdasarkan model, dimensi, dan metode penempatan. Jumlah motor yang dapat diangkut tidak bisa disimpulkan hanya dari ukuran nominal kontainer atau kendaraan pengangkut.

7. Konfirmasikan Pickup, Tujuan, dan Jadwal Pengiriman

Sebelum booking, pastikan lokasi pengambilan dan penerimaan telah dijelaskan secara lengkap.

Dealer perlu menentukan apakah kendaraan diambil dari gudang, showroom, atau lokasi distribusi lain.

Di sisi tujuan, pastikan apakah pengiriman berakhir di terminal atau dilanjutkan sampai dealer penerima.

Port-to-Port

Dalam cakupan port-to-port, transportasi dibatasi pada titik yang disepakati. Pengangkutan awal atau akhir belum tentu termasuk.

Door-to-Dealer

Untuk kebutuhan door-to-dealer, pengiriman direncanakan sampai alamat dealer penerima berdasarkan kesepakatan.

Pastikan rincian pickup, pengangkutan utama, delivery, unloading, dan tanggung jawab setiap tahap tercantum dalam penawaran.

Perbedaan ETA dan Tanggal Penerimaan

ETA merupakan perkiraan waktu kedatangan moda transportasi pada titik yang ditentukan. Informasi tersebut belum tentu sama dengan waktu kendaraan diterima di showroom.

Dealer sebaiknya meminta estimasi sampai titik serah terima yang benar-benar diperlukan.

8. Periksa Ketentuan Asuransi Pengiriman Motor Baru

Pengiriman motor baru memiliki nilai inventaris yang perlu dikelola secara cermat. Namun, asuransi tidak boleh dianggap otomatis tersedia hanya karena kendaraan dikirim oleh perusahaan ekspedisi.

Sebelum menyetujui penawaran, periksa apakah terdapat pilihan perlindungan dan bagaimana ketentuan yang berlaku.

Pertanyaan yang perlu diajukan antara lain:

  • Apakah asuransi tersedia dan termasuk dalam quotation?
  • Apakah identitas setiap motor tercantum dalam dokumen pertanggungan?
  • Bagaimana nilai pertanggungan ditetapkan?
  • Risiko apa yang dijamin dan dikecualikan?
  • Apakah perlindungan mencakup loading dan unloading?
  • Apakah ada biaya sendiri atau deductible?
  • Bagaimana prosedur dan batas waktu pelaporan klaim?

Perlindungan yang sebenarnya harus mengacu pada dokumen resmi dan syarat polis yang berlaku.

9. Buat Berita Acara Serah Terima dari Dealer Pengirim

Pada saat motor diambil atau diserahkan kepada pihak pengangkut, data kendaraan perlu dicocokkan dengan master list.

Berita acara serah terima sebaiknya memuat informasi yang cukup untuk mengidentifikasi unit dan kondisi awalnya.

Informasi yang dapat dicatat meliputi:

  • Tanggal dan lokasi serah terima.
  • Identitas pengirim dan penerima kendaraan.
  • Jumlah unit yang diserahkan.
  • Nomor rangka dan identitas kendaraan.
  • Catatan kondisi fisik awal.
  • Kelengkapan yang ikut dikirim.
  • Dokumen yang diserahkan.
  • Catatan khusus apabila terdapat perbedaan atau kerusakan sebelumnya.

Dokumen tersebut perlu disimpan bersama referensi pengiriman dan dokumentasi foto.

10. Lakukan Receiving Inspection di Dealer Tujuan

Ketika motor tiba di luar pulau, dealer penerima perlu melakukan pemeriksaan sebelum seluruh unit dinyatakan diterima secara administrasi.

Receiving inspection bertujuan memastikan kendaraan yang datang sesuai dengan daftar pengiriman serta kondisi yang terdokumentasi.

Periksa Jumlah dan Identitas

Hitung seluruh unit dan cocokkan nomor rangka masing-masing kendaraan. Pastikan model, varian, dan warna sesuai dokumen.

Periksa Kondisi Fisik

Gunakan dokumentasi awal sebagai pembanding. Perhatikan panel bodi, lampu, spion, setang, jok, roda, serta perlengkapan yang tercatat.

Catat Perbedaan atau Kerusakan

Jika ditemukan ketidaksesuaian, dokumentasikan dan laporkan melalui prosedur yang telah disepakati.

Hindari menandatangani berita acara penerimaan tanpa mencatat temuan yang relevan sesuai prosedur perusahaan.

Bedakan Receiving Inspection dengan PDI

Receiving inspection berfokus pada kecocokan unit dan kondisi saat penerimaan logistik.

Sementara itu, pre-delivery inspection atau PDI merupakan pemeriksaan kendaraan sebelum diserahkan kepada pelanggan sesuai prosedur dealer atau pabrikan.

Kedua proses tersebut tidak selalu memiliki ruang lingkup maupun penanggung jawab yang sama.

Checklist Lengkap Pengiriman Motor Baru ke Luar Pulau

A. Pemeriksaan Unit dan Stok

  • ☐ Jumlah motor sesuai rencana pengiriman.
  • ☐ Model, varian, dan warna sesuai master list.
  • ☐ Nomor rangka telah diverifikasi.
  • ☐ Nomor mesin diperiksa jika diperlukan.
  • ☐ Kendaraan baru telah diidentifikasi per unit.
  • ☐ Aksesori dan kelengkapan dicatat.

B. Dokumen dan Administrasi

  • ☐ Identitas dealer pengirim dan penerima lengkap.
  • ☐ Surat jalan telah disiapkan.
  • ☐ Faktur atau dokumen dealer relevan tersedia.
  • ☐ Status STNK dan dokumen registrasi dikonfirmasi.
  • ☐ Persyaratan operator sudah diperiksa.
  • ☐ Dokumen pemesanan pengiriman tersedia.

C. Kondisi dan Pengamanan Motor

  • ☐ Kondisi fisik telah diperiksa.
  • ☐ Foto setiap unit tersedia.
  • ☐ Pelindung dan aksesori sudah diperiksa.
  • ☐ Kondisi kendaraan diinformasikan kepada pengangkut.
  • ☐ Metode loading sesuai jenis motor.
  • ☐ Metode securing sudah dikonfirmasi.
  • ☐ Persyaratan bahan bakar dan baterai telah diperiksa.

D. Pengiriman dan Perlindungan

  • ☐ Rute dan pilihan moda sudah disepakati.
  • ☐ Lokasi pickup dan delivery jelas.
  • ☐ Cakupan pekerjaan tercantum dalam quotation.
  • ☐ Jadwal atau estimasi pengiriman dipahami.
  • ☐ Ketersediaan dan ketentuan asuransi diperiksa.
  • ☐ Kontak penanggung jawab pengiriman tersedia.

E. Serah Terima di Tujuan

  • ☐ Jumlah kendaraan yang tiba telah dihitung.
  • ☐ Nomor rangka cocok dengan master list.
  • ☐ Kondisi motor telah dibandingkan dengan foto awal.
  • ☐ Kelengkapan dan aksesori diperiksa.
  • ☐ Temuan dicatat dalam berita acara.
  • ☐ Status inventaris diperbarui setelah verifikasi.

Kesalahan Umum Saat Mengirim Motor Baru dari Dealer

Mengirim Motor Sebelum Dokumen Dikonfirmasi

Dokumen untuk unit yang belum memiliki STNK perlu diperiksa terlebih dahulu. Jangan menganggap surat jalan dealer otomatis diterima dalam semua skema pengiriman.

Tidak Memverifikasi Nomor Rangka

Model dan warna yang sama dapat menyulitkan identifikasi. Nomor rangka perlu dicocokkan langsung dengan unit fisik.

Tidak Memiliki Dokumentasi Awal

Tanpa foto dan catatan kondisi, pemeriksaan perbedaan kondisi saat penerimaan menjadi lebih sulit.

Hanya Mengandalkan Packing tanpa Memeriksa Securing

Pengemasan dan pengikatan mempunyai fungsi berbeda. Keduanya perlu dievaluasi berdasarkan kendaraan dan metode angkut.

Menganggap Motor Sudah Siap Dijual Setelah Tiba

Kedatangan fisik tidak otomatis berarti seluruh proses pemeriksaan dealer selesai. PDI dan administrasi lain yang relevan tetap perlu dilakukan sesuai prosedur perusahaan atau pabrikan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah motor baru yang belum memiliki STNK bisa dikirim ke luar pulau?

Pengiriman dapat dievaluasi berdasarkan dokumen kendaraan baru yang tersedia dan persyaratan operator. Dealer perlu memastikan terlebih dahulu apakah dokumen seperti faktur atau surat jalan diterima untuk pengiriman tersebut.

Apakah motor baru wajib menggunakan packing kayu?

Tidak semua pengiriman menggunakan metode packing yang sama. Kebutuhan pengemasan bergantung pada karakter motor, moda, metode penanganan, dan ketentuan operator.

Apakah nomor rangka harus dicatat sebelum motor dikirim?

Sangat disarankan. Nomor rangka membantu mengidentifikasi kendaraan secara individual, terutama untuk distribusi beberapa unit dengan model dan warna yang sama.

Apakah semua motor baru otomatis diasuransikan?

Tidak. Ketersediaan dan cakupan asuransi perlu dikonfirmasi. Dealer harus memeriksa nilai pertanggungan, risiko yang dijamin, pengecualian, dan prosedur klaim.

Apakah dealer bisa meminta pengiriman sampai showroom tujuan?

Kebutuhan door-to-dealer dapat diajukan untuk dievaluasi. Kemampuan layanan, lokasi yang dapat dijangkau, biaya, dan tanggung jawab unloading harus dikonfirmasi sesuai rute.

Apakah motor boleh langsung diserahkan kepada pelanggan setelah tiba?

Penerimaan pengiriman tidak otomatis menggantikan proses PDI dan persyaratan administrasi kendaraan. Dealer perlu mengikuti prosedur pemeriksaan serta penyerahan yang berlaku sebelum kendaraan diberikan kepada pelanggan.

Konsultasikan Pengiriman Motor Baru untuk Dealer Antar Pulau

Pengiriman motor baru dari dealer ke luar pulau membutuhkan koordinasi yang menghubungkan administrasi stok, kesiapan kendaraan, pilihan transportasi, perlindungan pengiriman, dan pemeriksaan di lokasi tujuan.

Dengan checklist yang jelas, dealer dapat mengidentifikasi hal-hal yang perlu diselesaikan sebelum kendaraan diberangkatkan sekaligus menyiapkan prosedur penerimaan yang konsisten.

Sebelum meminta quotation, siapkan jumlah motor, model dan varian, daftar nomor rangka, lokasi asal dan tujuan, status dokumen, kebutuhan packing, serta target penerimaan kendaraan.

Permintaan Estimasi Pengiriman Motor Baru

Sampaikan kebutuhan distribusi motor baru, jumlah unit, kota asal dan tujuan, serta rincian layanan yang diperlukan. Data tersebut dapat menjadi dasar evaluasi moda pengangkutan, penanganan kendaraan, dan quotation.

Untuk informasi serta konsultasi kebutuhan logistik perusahaan, kunjungi TRUX.ID dan konfirmasikan ketersediaan layanan pengiriman motor baru sesuai kebutuhan dealer Anda.

Checklist pengiriman motor baru dari dealer ke luar pulau membantu memastikan setiap unit dikirim dengan identitas, dokumen, dan kondisi yang dapat diverifikasi. Dengan pemeriksaan sebelum loading, pengamanan yang sesuai, serta receiving inspection di tujuan, proses distribusi dapat dikelola secara lebih tertib dan mendukung pencatatan stok yang akurat.

Tips Aman Kirim Motor (PDF Gratis)

Panduan packing dan syarat dokumen agar motor aman sampai tujuan antar pulau.
Status Jadwal Pengiriman Updated
RuteKeberangkatanModaSlot
Memuat jadwal...