Dealer yang mengirim motor dalam jumlah banyak wajar menanyakan apakah tersedia diskon pengiriman motor antar pulau. Namun, jumlah unit saja belum cukup untuk menentukan apakah sebuah shipment dapat memperoleh struktur harga yang lebih efisien.
Quotation dapat dipengaruhi rute, tipe kendaraan, jumlah tujuan, titik pickup, kebutuhan delivery, moda yang digunakan, hingga bagaimana unit dikonsolidasikan.
Karena itu, dealer sebaiknya meminta harga berdasarkan data shipment aktual melalui layanan pengiriman kendaraan corporate, bukan berasumsi bahwa jumlah kendaraan tertentu otomatis memperoleh persentase diskon tetap.
Pengiriman banyak motor dapat memiliki struktur quotation yang berbeda dari pengiriman satu unit, tetapi diskon tidak sebaiknya dianggap otomatis. Potensi efisiensi harga perlu dihitung berdasarkan jumlah kendaraan, rute, konsolidasi, jumlah titik tujuan, pickup, delivery, dan scope layanan.
Apakah Pengiriman Banyak Motor Otomatis Mendapat Diskon?
Tidak tepat menganggap bahwa pengiriman dalam jumlah banyak otomatis mendapatkan persentase diskon tertentu.
Jumlah unit memang menjadi salah satu variabel penting dalam quotation, tetapi efisiensi shipment juga dipengaruhi cara kendaraan dikumpulkan dan didistribusikan.
Sebagai contoh, beberapa puluh motor yang berasal dari satu titik dan dikirim ke satu tujuan memiliki struktur koordinasi yang berbeda dari jumlah motor yang sama tetapi berasal dari beberapa dealer dan dibagi ke banyak kota.
Karena itu, dealer sebaiknya meminta harga volume berdasarkan shipment aktual, bukan hanya meminta “diskon untuk banyak motor”.
Apa yang Dimaksud Harga Volume untuk Dealer?
Harga volume adalah struktur penawaran yang mempertimbangkan jumlah kendaraan dalam satu kebutuhan distribusi.
Namun, harga volume tidak selalu identik dengan diskon promosi.
Dalam konteks B2B, harga dapat dipengaruhi oleh:
- jumlah unit;
- konsistensi tipe kendaraan;
- asal shipment;
- jumlah tujuan;
- frekuensi pengiriman;
- scope pickup dan delivery;
- moda dan rute aktual.
Karena itu, dealer dan procurement sebaiknya membicarakan keseluruhan pola distribusi, bukan hanya meminta potongan nominal.
Faktor yang Memengaruhi Potensi Harga Dealer
1. Jumlah unit dalam satu shipment
Semakin besar jumlah kendaraan, semakin penting evaluasi kapasitas dan struktur shipment. Namun, jumlah tersebut tetap harus dibaca bersama faktor lain.
2. Satu titik pickup atau beberapa titik
Konsolidasi dari satu dealer atau gudang berbeda dari kendaraan yang harus dikumpulkan dari beberapa lokasi.
3. Satu tujuan atau banyak tujuan
Distribusi ke satu pusat dealer berbeda dengan distribusi ke beberapa showroom atau cabang.
4. Tipe motor
Motor matic, sport, trail, kendaraan dengan box, atau unit dengan aksesori tertentu dapat memiliki kebutuhan penanganan berbeda.
5. Rute antar pulau
Rute menjadi faktor utama dalam evaluasi quotation. Dealer dapat melihat direktori rute pengiriman sebagai referensi awal, kemudian mengonfirmasi pilihan aktual berdasarkan shipment.
6. Pickup dan delivery
Harga dari titik proses ke titik proses berbeda scope dengan pengiriman yang juga mencakup pickup dari dealer dan delivery sampai showroom tujuan.
7. Frekuensi pengiriman
Jika dealer memiliki kebutuhan rutin, sampaikan pola shipment tersebut ketika meminta quotation. Namun, jangan menganggap shipment berulang otomatis mendapat diskon tanpa konfirmasi.
Konsolidasi Satu Tujuan vs Banyak Cabang
| Aspek | Satu Tujuan | Banyak Cabang |
|---|---|---|
| Pengelompokan unit | Lebih sederhana | Harus dipisahkan per tujuan |
| PIC tujuan | Satu pihak utama | Beberapa PIC |
| Delivery | Terpusat | Tersebar |
| Koordinasi | Lebih sederhana | Lebih kompleks |
Karena kompleksitasnya berbeda, dua shipment dengan jumlah motor sama belum tentu menghasilkan struktur harga yang sama.
Data yang Perlu Disiapkan untuk Meminta Harga Dealer
- jumlah total kendaraan;
- merek dan tipe motor;
- jumlah unit setiap tipe;
- lokasi pickup;
- kota tujuan;
- jumlah unit setiap tujuan;
- jumlah dealer atau showroom tujuan;
- kondisi unit;
- aksesori atau modifikasi;
- kebutuhan pickup;
- kebutuhan delivery;
- periode shipment;
- frekuensi pengiriman jika rutin;
- PIC asal dan tujuan.
Untuk shipment volume, sebaiknya data dibuat dalam spreadsheet atau manifest agar mudah direvisi.
Cara Meminta Quotation agar Mudah Dievaluasi
Procurement sebaiknya mengirim permintaan harga dalam format yang sama kepada setiap penyedia jasa.
Contoh informasi yang perlu konsisten:
- jumlah unit;
- tipe kendaraan;
- asal dan tujuan;
- scope pickup;
- scope delivery;
- periode shipment;
- perlindungan yang ingin dikonfirmasi;
- jumlah titik tujuan.
Dengan baseline yang sama, quotation lebih mudah dibandingkan secara apple-to-apple.
Dealer dapat memulai melalui halaman cek tarif pengiriman dan mengirim data lengkap untuk evaluasi harga volume.
Jangan Hanya Mengejar Persentase Diskon
Dalam procurement, persentase diskon bisa terlihat menarik tetapi belum tentu mencerminkan total biaya distribusi.
Misalnya, harga utama terlihat lebih rendah tetapi dealer masih harus mengatur sendiri pickup atau delivery di beberapa kota.
Karena itu, bandingkan total scope yang didapat.
Diskon yang besar tidak otomatis berarti total biaya lebih rendah. Bandingkan total perjalanan yang tercakup, bukan hanya persentase potongan.
Biaya yang Perlu Diklarifikasi
Sebelum menyetujui quotation, tanyakan apakah harga sudah mencakup:
- pickup dari dealer;
- konsolidasi unit;
- perjalanan utama;
- proses antar pulau;
- delivery ke dealer tujuan;
- multi-drop delivery jika ada;
- perlindungan kendaraan;
- penanganan kendaraan khusus;
- komponen lain yang disebutkan dalam quotation.
Jika salah satu tahap tidak termasuk, dealer perlu menghitung biaya tersebut secara terpisah.
Kesalahan Umum Saat Meminta Diskon Pengiriman Motor
Hanya menyebut jumlah unit
“Ada 30 motor” belum cukup tanpa mengetahui rute dan tujuan masing-masing kendaraan.
Langsung meminta diskon persen
Lebih efektif meminta quotation volume berdasarkan scope lengkap.
Menganggap jumlah besar selalu lebih murah
Multi-destination atau pickup dari banyak titik dapat menambah kompleksitas shipment.
Tidak menyebut jenis motor
Komposisi kendaraan perlu dijelaskan dengan benar.
Tidak memisahkan pickup dan delivery
Quotation dapat terlihat lebih murah karena tidak mencakup tahap yang sama.
Mengabaikan layanan setelah shipment berjalan
Untuk dealer, visibility juga penting. Konfirmasikan mekanisme pembaruan status dan gunakan tracking pengiriman bila tersedia sesuai layanan.
Checklist Sebelum Menyetujui Penawaran Dealer
- Jumlah unit sesuai manifest.
- Jumlah kendaraan per tujuan sudah benar.
- Tipe motor sudah sesuai.
- Pickup sudah termasuk atau belum sudah jelas.
- Delivery sudah termasuk atau belum sudah jelas.
- Jumlah titik tujuan sudah benar.
- Scope perjalanan sudah dipahami.
- Perlindungan sudah dikonfirmasi.
- Ketentuan harga volume sudah jelas.
- Biaya di luar quotation sudah diidentifikasi.
- PIC asal dan tujuan sudah lengkap.
- Mekanisme status shipment sudah diketahui.
Apakah Pengiriman Rutin Bisa Memiliki Harga Berbeda?
Kebutuhan pengiriman rutin sebaiknya diinformasikan ketika meminta quotation karena pola shipment merupakan bagian dari kebutuhan komersial dealer.
Sampaikan perkiraan frekuensi, rute yang berulang, variasi jumlah unit, dan jumlah tujuan.
Namun, struktur harga atau kesepakatan khusus tetap perlu dikonfirmasi. Jangan menganggap frekuensi tertentu otomatis menghasilkan potongan tetap.
Bagaimana Jika Dealer Mengirim ke Indonesia Timur?
Untuk rute antar pulau, dealer sebaiknya memberikan kota asal dan tujuan secara spesifik.
Jangan hanya menulis “Jawa ke Indonesia Timur” jika kendaraan sebenarnya dikirim ke beberapa kota berbeda.
Setiap tujuan dapat memiliki jalur dan kebutuhan operasional yang berbeda, sehingga quotation perlu dihitung berdasarkan distribusi aktual.
Bagaimana Jika Semua Motor Tipe yang Sama?
Shipment dengan kendaraan seragam dapat lebih mudah didata dibanding shipment campuran, tetapi bukan berarti harga otomatis mengikuti pola tertentu.
Tetap informasikan jumlah, tipe, kondisi unit, titik asal, dan tujuan secara lengkap.
Kesimpulan: Minta Harga Volume Berdasarkan Shipment, Bukan Janji Diskon
Diskon pengiriman motor banyak untuk dealer antar pulau sebaiknya dinilai melalui quotation aktual, bukan asumsi bahwa jumlah unit tertentu selalu mendapatkan potongan tertentu.
Jumlah motor, asal, tujuan, konsolidasi, tipe kendaraan, pickup, delivery, moda, dan frekuensi shipment semuanya dapat memengaruhi struktur penawaran.
Bagi procurement, tujuan utamanya bukan mendapatkan persentase diskon terbesar, tetapi memperoleh total scope distribusi yang paling sesuai dengan kebutuhan dealer.
Siapkan jumlah unit, tipe kendaraan, lokasi pickup, pembagian motor per kota tujuan, jumlah titik delivery, periode shipment, serta PIC.
Untuk pengiriman dealer dan showroom dalam jumlah banyak, gunakan layanan pengiriman kendaraan corporate agar quotation dapat dievaluasi berdasarkan kebutuhan aktual.
Anda juga dapat memulai melalui halaman cek tarif pengiriman.
